Translate Abstrak tentang Manajemen Risiko dalam Perusahaaan


Di bulan terakhir tahun 2016 ini, Dian Translation mendapat berkah dengan banyaknya orderan yang masuk ke email kami. Beragam jenis dokumen yang klien minta untuk diterjemahkan. Tidak ketinggalan, order penerjemahan abstrak tesis dari beberapa mahasiswa S2 di Bandung.

Total ada 3 (tiga) mahasiswa dari salah satu universitas negeri di Kota Bandung yang ingin menerjemahkan abstrak tesis mereka. Penelitian mereka berkaitan dengan manajemen risiko dalam sebuah perusahaan. Mereka menganalisa apa saja penanganan risiko yang dilakukan oleh perusahaan. Sebagian juga dikaitkan dengan penggunaan SNI ISO 31000.

Berikut ini adalah 3 abstrak yang kami terima:

Abstrak 1

Penelitian ini merupakan action research dengan objek penelitian PT Multi Garmen Jaya (MGJ). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mensimulasikan penerapan SNI ISO 31000 pada risiko sosial di PT MGJ. Karena isu-isu sosial dapat berkembang menjadi risiko sosial dan menyebabkan tujuan perusahaan tidak tercapai, maka perlu dilakukan manajemen risiko dalam rangka mengurangi dampak dan/atau kemungkinan risiko tersebut. SNI ISO 31000 adalah standar nasional manajemen risiko yang dipilih dalam penelitian ini. Penelitian ini menghasilkan komunikasi dan konsultasi, konteks manajemen risiko, identifikasi risiko sosial, analisis risiko sosial, dan perlakuan risiko sosial di PT MGJ. Setiap tahapan adalah refleksi dari persepsi perusahaan tentang risiko sosial. Perusahaan diwakili oleh Direktur Sumber Daya Manusia, Direktur Keuangan dan Kepala Serikat Pekerja. Perusahaan mengidentifikasi ada empat risiko sosial yang berada di tingkat tinggi dan memerlukan penanganan dan pengendalian,  tetapi perusahaan menganggap hanya ada satu risiko yang perlu dikendalikan saat ini yaitu risiko demo buruh. Simulasi ini dapat membantu PT MGJ untuk membuat keputusan yang tepat dalam pengelolaan risiko sosial dengan beberapa alternatif.

abstrak 2

Penelitian ini mengukur kematangan manajemen risiko di PT Asuransi X (PT X)  agar peneliti dapat memahami tingkat manajemen risiko PT X. Hasil penelitian dapat membantu perusahaan untuk mengetahui tingkat manajemen risiko sehingga bilamana PT X mau meningkatkan manajemen risikonya, PT X dapat memperhatikan dimensi-dimensi yang menjadi faktor kematangan manajemen risiko berdasar SNI ISO 31000. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini fokus pada tingkat kematangan manajemen risiko berdasar prinsip, kerangka kerja dan proses manajemen risiko di SNI ISO 31000. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan peninjauan dokumen sebagai alat mengumpulkan data. Berdasarkan pengumpulan dan pengolahan data diperoleh skor tiga koma tujuh empat dari skor maksimal empat. Nilai tersebut menunjukkan manajemen risiko di PT X dianggap sudah cukup matang. Tetapi dari hasil pengolahan data ditemukan lima belas dimensi yang berpotensi mengurangi kematangan manajemen risiko. Kelima belas dimensi tersebut kemudian dibuat rekomendasi guna meningkatan manajemen risiko berdasar SNI ISO 31000.

abstrak 3

Pelaksanaan manajemen risiko dan manajemen kinerja: penetapan, pengukuran, pemantauan dan pengambilan keputusan strategis dari rencana kerja perusahaan merupakan tugas dan tanggung jawab direktur perusahaan. Dewan direktur dapat meningkatkan fokus terhadap risiko dengan melakukan integrasi manajemen risiko kepada manajemen kinerja. Beberapa penelitian menunjukkan integrasi manajemen risiko dan manajemen kinerja berdampak positif bagi perusahaan. Banyak perusahaan yang belum menerapkannya karena mereka beranggapan bahwa integrasi manajemen risiko dan manajemen kinerja sulit dilaksanakan termasuk bank BJB. Bank BJB telah menerapkan manajemen risiko menggunakan kerangka enterprise risk management sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia dan manajemen kinerja dengan kerangka balanced scorecard (BSC) namun bank BJB belum mengintegrasikan manajemen risiko dan manajemen kinerja dalam perencanaan kerja. Penelitian ini ditujukan untuk mengeksplorasi faktor kunci keberhasilan yang dapat digunakan pada pengintegrasian manajemen risiko dan manajemen kinerja di bank BJB. Penelitian ini menggunakan studi kasus eksploratif dengan membandingkan pelaksanaan manajemen risiko dan manajemen kinerja di bank BJB dengan teori integrasi manajemen risiko berbasis SNI ISO 31000: 2009 dan manajemen kinerja berbasis balanced score card (BSC). Hasil penelitian ini menunjukkan bank BJB telah memiliki faktor kunci keberhasilan antara lain: akuntabilitas, teknik pengukuran kinerja dan risiko berserta ukurannya dan jalur komunikasi yang jelas. Teknik yang dapat digunakan oleh bank BJB dalam integrasi manajemen risiko dan manajemen kinerja adalah Risk Control Self Assessment (RCSA).

Semoga abstrak tesis yang Dian Translation terjemahkan dapat digunakan sebagaimana mestinya. Dan terima kasih telah menggunakan jasa penerjemahan abstrak di Dian Translation.

Tanya Admin
Tanya admin.
Dian Translation
Hai, Kakak.
Butuh jasa translate, proofreading, Turnitin, atau parafrase?
Chat di sini ya!